Makanan murah.

image

Tahun lalu pertama kali gw sampe di Sepinggan, hal pertama yang gw rasain itu bingung tapi sekaligus optimis. Di kota asing ini gw ga punya sodara sama sekali. Tapi sebelom berangkat gw dikasih kontak sama @dims_aji  yaitu Om Anto. Alhamdulilah.
Kali ini kali kedua sampai Sepinggan, Om Anto wafat waktu bulan Ramadhan taun lalu. Berbekal pernah kemari, tetep banyak tanda tanya gmn caranya ke Samarinda lewat darat. Calo ‘taksi gelap’ (sebutan mobil travel plat item) gencar bgt nawar2n jasa di sekitar arrival gate. Inget kata bokap jgn percaya calo, gw berusaha nyari travel yg legal. Singkat cerita nanya langsung ke sekuriti dan di unjukin loket nya. Alhamdulillah.
Karena lumayan lama buat nunggu armada mereka dateng, gw makan dulu. Ngitung-itung harus nemu makanan yg murah biar bekel duit awet. Rupanya susah nyari makanan murah di sini, gw putuskan buat beli nasgor di solaria di ujung terminal 1.
Bismillahirahmanirrahim. See you Balikpapan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s